<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Sekitar Kita</title>
	<atom:link href="http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id</link>
	<description>Yang sedikit terlewatkan ..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 18:51:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Kata-kata Acuanku</title>
		<link>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/6/</link>
		<comments>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 08:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satrioarbiyudho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kehidupan di dunia ini tidak pernah lepas dari apa yang disebut dengan ilmu pengetahuan serta kepercayaan. Maka keselarasan akan ilmu pengetahuan dengan kepercayaan sangatlah penting demi terciptanya suatu pandangan keilmuan duniawi yang tidak bertentangan atau melecehkan hukum-hukum kepercayaan yang bersifat sakral&#8221;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Kehidupan di dunia ini tidak pernah lepas dari apa yang disebut  dengan ilmu pengetahuan serta kepercayaan. Maka keselarasan akan ilmu  pengetahuan dengan kepercayaan sangatlah penting demi terciptanya suatu  pandangan keilmuan duniawi yang tidak bertentangan atau melecehkan  hukum-hukum kepercayaan yang bersifat sakral&#8221; </em></p>
<p><em> </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dunia Mikrofluida</title>
		<link>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/hello-world/</link>
		<comments>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 02:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>satrioarbiyudho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[”Mikrofluida itu adalah ilmu yang mengkaji mengenai fluida pada skala lebih dari 100 mikrometer. Sedangkan, fluida adalah zat yang dapat mengalir, misalnya zat cair dan gas.&#8221; (Dr. Gea O.F. Parikesit) Itulah sebuah definisi kecil dari &#8220;mikrofluida&#8221; yang saya dapatkan sewaktu mengikuti kuliah Kalkulus Elementer di Jurusan Teknik Fisika UGM. Kuliah Kalkulus Elementer minggu ke 3, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>”Mikrofluida itu adalah ilmu yang mengkaji mengenai fluida pada  skala  lebih dari 100 mikrometer. Sedangkan, fluida adalah zat yang  dapat  mengalir, misalnya zat cair dan gas.&#8221;</em></p>
<p>(Dr. Gea O.F. Parikesit)</p>
<p>Itulah   sebuah definisi kecil dari &#8220;mikrofluida&#8221; yang saya dapatkan sewaktu   mengikuti kuliah Kalkulus Elementer di Jurusan Teknik Fisika UGM.</p>
<p>Kuliah   Kalkulus Elementer minggu ke 3, Awalnya saya tidak menempatkan diri   saya pada situasi yang tepat, karena ada suatu &#8220;stimulus&#8221; pada otak yang   mengimplementasikan terhadap tubuh saya dengan perasaan ngantuk berat.</p>
<p>Dasar   dari keilmuan yang saya (cukup) minati dan kuasai ialah biologi dan   saya bertempat tinggal di jurusan yang 90% dari keseluruhan ilmunya,  dilandaskan kepada ilmu  matematika dan fisika terapan. Hal tersebut  bukan berarti, menahan atau  menghentikan langkah saya untuk maju  mengembangkan dasar yang saya  miliki dan menggabungkannya dengan semua  bidang terkait demi mendapatkan  hasil yang sempurna.</p>
<p>Tuhan  memang adil, entah suatu  kebetulan? sebelum saya mengikuti mata kuliah  yang membuka lebar  pandangan saya tentang mikrofluida, saya sudah lama  membayangkan suatu  cabang keilmuan teknik yang disebut &#8220;biomedis&#8221;.</p>
<p>Berbagai macam ide telah tertuang dan bercampur aduk dalam otak terkait masalah keilmuan tersebut.</p>
<p>Salah   satunya ialah sistem analisis penyakit sederhana menggunakan obyek   fluida tubuh (ex. darah, sperma, liur, dsb). Hal itu saya tuangkan dalam   binder kecil saya yang pada saat ini entah kemana.</p>
<p>Saya   berandai-andai bisa membuat suatu alat yang bisa membantu masyarakat   awam mengenal penyakit yang dapat ditinjau dari fluida tubuh (diagnosis   menggunakan kecenderungan tertentu pada fluida tubuh). Suatu alat yang   efisien dan komunikatif terhadap user menurut pandangan saya.</p>
<p>Akan tetapi, banyak hal yang saya temukan menghambat pengembangan ide saya yaitu :</p>
<p>1. Penciptaan Instrument yang terkesan agak &#8220;mustahil&#8221;</p>
<p>2. Sistem Identifikasi Mikro Berbasis Komputer</p>
<p>3. Keakuratan</p>
<p>4. Sampel Uji</p>
<p>Hal-hal   tersebut sebelumnya menjadi hal yang menahan saya untuk mengembangkan  ide gila  saya. Hingga pada suatu ketika saya mengikuti kuliah  pencerahan. Hari  itu seperti biasa Pak Gea memberikan kuliah yang penuh  kejutan.</p>
<p>Kejutannya pada kali ini ialah suatu mikroskop sederhana dari webcam komputer sebagai buah karyanya.</p>
<p>Hasil  yang diperoleh melalui analisa pencitraan kuantitatif memang cukup  mencengangkan:</p>
<p>dengan  harga “hanya” ratusan ribu rupiah, sebuah  mikroskop dapat dibangun  dengan cepat dan langsung dipakai untuk melihat  objek dengan ukuran  terkecil 7 mikrometer (sekitar 30 kali lebih tipis  daripada rambut  manusia).  Suatu terobosan dimata penikmat biologi mikro!</p>
<p>Ini membuka jalan terhadap hambatan yang saya hadapi sebelumnya.</p>
<p>Sebuah  instrument optik untuk memantau fluida dengan apik yang berbasis  mikrokontroller yang dikendalikan secara dialog user pada komputer,  menjadikan impian saya tentang suatu sistem analisis penyakit berbasis  rumahan akan segera terwujud. Jika bukan saya yang memanifestasikannya  nanti, saya yakin akan ada seseorang yang menjadikannya nyata.</p>
<p>Namun  demikian, sejumlah keterbatasan juga  dimiliki oleh mikroskop hasil  oprekan tersebut: kualitas lensanya yang  tidak sempurna menyebabkan  citra mengalami degradasi kualitas di bagian  tepi. Meski begitu,  masalah ini dapat diatasi dengan teknik pengolahan  citra digital yang  tidak terlalu sulit.</p>
<p>Di postingan selanjutnya saya akan berbagi tentang rancangan awal saya terhadap sistem tersebut.</p>
<p>Satrio.</p>
<p>Penjelasan istilah penting :</p>
<p>1. <a href="http://id.hicow.com/biomedis-ilmuwan/biologi/obat-1639404.html">Ilmu Biomedis</a></p>
<p>2. <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Instrumentasi">Instrumentasi</a></p>
<p>3. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Microfluidics">Mikrofluida (in English)</a></p>
<p>4. <a href="http://tf.ugm.ac.id/">Teknik Fisika UGM</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://satrioarbiyudho.blog.ugm.ac.id/2012/01/17/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

